Pelaku Pengeroyokan Anggota Brimob Polda NTT Diciduk

Pelaku Pengeroyokan Anggota Brimob Polda NTT Diciduk
Foto : Empat pelaku pengeroyokan Bharatu Sunarto (tidak menggunakan kaos) yang ditangkap oleh Tim Subdit III Jatanras Polda NTT, (Minggu, 25 Februari 2018), istimewa

JP-NTT, Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT, (Minggu, 25 Februari 2018) berhasil meringkus pelaku pengeroyokan anggota Sat Brimobda Polda NTT. Penangkapan tersebut berdasarkan laporan yang dibuat oleh korban yaitu Bharatu Sunarno di SPKT Polda NTT dengan nomor laporan : LP / B/87 / II / 2018 / SPKT, tanggal 24 Februari 2018.

Pengeroyokan tersebut terjadi saat Bharatu Sunarno dan temannya yang bernama Acun pergi makan di warung nasi kuning Sragen yang berada di Jln. Sudirman, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, (Sabtu, 24 Februari 2018). Saat akan masuk ke warung makan tersebut ada sekelompok orang yang baru selesai makan, kemudian Acun menegur dengan kalimat “permisi kaka sayang” terhadap mereka namun salah seorang tidak suka dengan teguran Acun daan langsung mencekik leher Bharatu Sunarno.

Sunarno pun menjelaskan bahwa dirinya adalah anggota Sat Brimobda Polda NTT, tapi pelaku tidek memperdulikannya. Kemudian beberapa rekan pelaku menghampiri korban dan hendak melakukan pemukulan, melihat situasi tersebut Bharatu Sunarno langsung berlari ke Polda NTT untuk melaporkan kejadian tersebut.

Setelah itu Sunarno bersama anggota Brimob yang piket di Polda NTT mendatangi TKP namun sesampainya di TKP para pelaku langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban. Atas kejadian tersebut Bharatu Sunarno langsung membuat Laporan Polisi di SPKT POLDA NTT dengan nomor laporan : LP / B/87 / II / 2018 / SPKT, tgl 24 feb 2018.

Berdasarkan laporan tersebut Tim Lapangan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT langsung melakukan penyelidikan dan dalam tempo 1 X 24 jam berhasil mengamankan seluruh pelaku yg berjumlah 4 orang, (Minggu, 25 Februari 2018). Keempat pelaku yang berhasil diamankan adalah Yan Octovianus Tamonor aliias Yanto (29), Aprianus Bere alias Rolan (40), Hendrikus Riccal Boro (21), Kenon Arisanto Mbau (26).

Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap keempat pelaku, mereka mengakui bahwa sebelum kejadian sudah mengkonsumsi miras jenis sopi. Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda NTT.(B. Simpay)

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish
%d bloggers like this: