Pria Bersenjata Menculik Perawat Jerman di Ibukota Somalia

Pria Bersenjata Menculik Perawat Jerman di Ibukota Somalia
Foto : ICRC, sumber : en.wikipedia.org

Jayakartapos,     Pria bersenjata menculik seorang perawat Jerman yang bekerja untuk Komite Internasional Palang Merah dari sebuah kompleks di ibukota Somalia Mogadishu dalam apa yang dikatakan pemerintah Kamis diyakini sebagai pekerjaan orang dalam.

Palang Merah mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat (1700 GMT) pada Rabu malam ketika orang-orang bersenjata yang tidak dikenal memasuki kompleksnya, menambahkan bahwa itu “berhubungan dengan berbagai otoritas untuk mencoba dan menjamin pembebasannya”.

“Kami sangat prihatin dengan keselamatan rekan kami,” kata Daniel O’Malley, wakil kepala ICRC di Somalia, sepeeti yang dilansir dari AFP.

“Dia adalah perawat yang bekerja setiap hari untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesehatan beberapa orang paling rentan di Somalia.”

Staf Palang Merah di Somalia mengatakan kepada AFP bahwa orang-orang bersenjata itu tampaknya telah menghindari penjaga keamanan kompleks dan menyelinap keluar perawat melalui pintu belakang ke dalam kendaraan yang menunggu.

Juru bicara kementerian keamanan Abdiaziz Ali Ibrahim mengatakan penyelidikan awal menunjukkan “salah satu penjaga keamanan kompleks terlibat dalam penculikan itu.”

loading...

“Pasukan keamanan telah melacak para penculik dan menemukan sebuah kendaraan yang ditinggalkan yang digunakan dalam misi penculikan.”

Seorang saksi, yang tinggal di dekat kompleks ICRC, mengatakan kepada AFP: “Salah satu penjaga keamanan membantu para penculik untuk membawa wanita itu, dan sebuah kendaraan sudah menunggu di luar.”

Ibrahim mengatakan kendaraan itu ditinggalkan setelah mogok, dan para saksi mengatakan kepada AFP bahwa ban mobil itu bocor.

Tidak jelas apakah para penculik berhasil meninggalkan Mogadishu dengan sandera mereka.

Seorang karyawan ICRC setempat, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan dua anggota staf asing lainnya telah dievakuasi bersama dengan staf senior Somalia.

Penculikan itu adalah serangan kedua terhadap karyawan ICRC di Somalia hanya dalam waktu satu minggu.

Abdulhafid Yusuf Ibrahim, seorang warga negara Somalia yang telah bekerja untuk kelompok itu selama lima bulan, meninggal pada 25 Maret setelah bom rakitan meledak di bawah mobilnya ketika ia meninggalkan kantor ICRC.(AM)

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish
%d bloggers like this: