Diaz Hendropriyono : Hoax Atau Berita Bohong Dapat Merusak NKRI

Diaz Hendropriyono : Hoax Atau Berita Bohong Dapat Merusak NKRI

JP-Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Adanya sikap individualisme sekolompok individu yang bertentangan dengan konsep gotong royong yang telah lama diaplikasikan nenek moyang bangsa Indonesia. Salah satu ancaman bangsa adalah masifnya penyebaran hoaks atau berita bohong yang merusak NKRI.

Demikian dikemukakan Diaz Malik Hendropriyono, MBA dalam acara dialog nasional bertema “Peran Pemuda dalam Pembangunan Karakter Bangsa Demi Masa Depan Indonesia yang lebih bermartabat” di Aula Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kalimantan Selatan belum lama ini seraya menambahkan, ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah final karena itu seluruh elemen bangsa khususnya pemuda agar menyudahi kontroversi mengenai ideologi dan dasar negara.

“Kalau kita belajar kepada sejarah, demokrasi sebenarnya bukan untuk semua orang namun terbatas bagi kelompok tertentu seperti kelompok terpelajar,” ujar Staf Khusus Presiden RI ini.

Menurut anak mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono ini, demokrasi kita jangan sampai kebablasan dan kebebasan berbicara juga jangan sampai melampaui batas, akal sehat dalam berdemokrasi itu penting.

Sementara itu, pembicara lainnya Prof Alim Bachri mengatakan, pentingnya dialog publik yang menghadirkan tokoh nasional ini demi pembentukkan karakter pemuda dengan kehadiran tokoh seperti Diaz Hendropriyono ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi ULM dalam rangka semakin baik lagi ke depannya.

Menurut Wakil Rektor I Universitas Lambung Mangkurat ini, pihaknya tidak mempermasalahkan latar belakang Diaz Hendropriono yang seorang politikus sebab dalam dialog sama sekali tidak membicarakan politik praktis karena Diaz murni berbicara secara ilmiah tentang fakta-fakta empirik hasil kajian dari berbagai belahan negara bagaimana tantangan bangsa Indonesia dimasa yang akan dating (Red).

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish