Menlu Saudi : Putra Mahkota Ada Dalam ‘Garis Merah’ Penyelidikan Khashoggi

Menlu Saudi : Putra Mahkota Ada Dalam ‘Garis Merah’ Penyelidikan Khashoggi
menlu saudi

Jayakartapos, Menlu Saudi Adel Al Jubeir menyerukan kepada Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman, bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Rabu (21/11/18). Dalam wawancara televisi BBC, Jubeir mengatakan banyak pembicaraan yang meremehkan tentang Pangeran Muhammad atau ayahnya, Raja Saudi, tidak akan mendapatkan toleransi.

“Di Arab Saudi kepemimpinan kami adalah garis merah. Penjaga dari dua masjid suci (Raja Salman) dan Putra Mahkota adalah garis merah,” kata Jubeir.  Mereka mewakili setiap warga negara Saudi dan setiap warga negara Saudi mewakili mereka. Dan kami tidak akan mentolerir diskusi apa pun yang meremehkan raja kami atau putra mahkota kami, seperti yang dikutip dari AFP News.

Khashoggi, seorang warga AS yang menulis untuk The Washington Post dan bersikap kritis terhadap Pangeran Mohammed, dibujuk ke konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, dilaporkan dibunuh dan dimutilasi.

Setelah penolakan panjang, pihak berwenang Saudi mengaku bertanggung jawab dan mengatakan 21 orang telah ditahan. Namun, analisis CIA bocor ke media AS dan dilaporkan menunjuk pada putra mahkota.

Jubeir bersikeras bahwa Pangeran Muhammad tidak terlibat dalam pembunuhan itu. Kami telah membuat itu sangat jelas. Kami memiliki penyelidikan yang sedang berlangsung dan kami akan menghukum individu yang bertanggung jawab untuk ini, katanya.

Melansir dari AFP News, bahwa Adel Al Jubeir meminta Turki untuk maju dengan semua bukti tentang pembantaian dan berhenti membocorkan informasi. Menteri luar negeri Saudi mengatakan pembunuhan itu adalah “operasi nakal” oleh perwira intelijen.

Jubeir juga mengatakan kemungkinan sanksi AS terhadap Arab Saudi akan menjadi rabun. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu (21/11/18) mengabaikan kritik bahwa ia memberi Arab Saudi sebuah kebebasan dalam pembunuhan Khashoggi, bukannya memuji kerajaan Islam karena menjaga harga minyak rendah.(Agung/RED)

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish
%d bloggers like this: