Merawat Kemajemukan Dalam Bingkai NKRI

Merawat Kemajemukan Dalam Bingkai NKRI

Oleh : K. Rijal Mumazziq Z S.Ag M.Hi

Jayakartapos,  Sebagai wujud rasa cinta kita terhadap NKRI mari kita melakukan upaya dalam menolak paham radikalisme dan terorisme karena bisa menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI. Kami minta mahasiswa dan masyarakat tidak terlibat paham radikalisme karena sangat bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Kami juga menghimbau kepada masyarakat dan alim ulama dapat melakukan deteksi dan pencegahan dini agar tindakan terorisme tidak ada di lingkungan kita.

Situasi keagamaan di Indonesia belakangan ini sudah semakin mirip situasi keagamaan negara-negara di Timur Tengah yang mempertontonkan intoleransi, kekerasan, dan teror

Ketika agama yang sakral dicampuradukkan dengan politik yang profan, wajah keduanya jadi berbeda. Kesakralan dan nilai-nilai religiositas agama menjadi ternoda dan mekanisme demokrasi (politik) juga menjadi tidak sehat.

Bangsa Indonesia tentu tak menghendaki tragedi yang terjadi di negara – negara lain. Namun, jika agama dijadikan senjata politik dan kekerasan terus diteriakkan, rasanya tinggal tunggu waktu Indonesia akan menjadi medan perang (dar-ur harb) seperti Irak dan Suriah. Untuk itu kami mengajak, mari kita merangkul tangan bersatu padu dalam menjaga keutuhan NKRI agar tetap menjadi negara yang kuat yang berkedaulatan Pancasila.

*) Penulis adalah pengamat masalah kebangsaan. Materi ini pernah disampaikan dalam acara seminar wawasan kebangsaan yang diadakan GP Ansor Bintan bertema “Meneguhkan Kembali Peran OKP dan Ormas Dalam Mengisi Dan Menjaga Keutuhan NKRI di Kabupaten Bintan” tanggal 27 November 2018.

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish
%d bloggers like this: