PBB Berusaha Pulihkan Gaza Dari Kekerasan Yang  Terus Meningkat 

PBB Berusaha Pulihkan Gaza Dari Kekerasan Yang  Terus Meningkat 

Jayakartapos,  Guterres mencatat bahwa upaya untuk menerapkan gencatan senjata sedang berlangsung dalam kerja sama erat dengan pemerintah Mesir, lawan bicara utama antara Pemerintah Israel dan kelompok  ekstrem Hamas, yang telah mengendalikan Gaza sejak 2006, dan endesak semua pihak untuk “menahan diri secara maksimal.”

Menurut pemberitaan media, kekerasan terbaru meletus pada Minggu malam (09/12/18) ketika operasi pasukan khusus Israel beberapa mil ke Jalur Gaza yang mengakibatkan kematian, sedikitnya enam orang Palestina tewas dalam operasi tersebut, seperti yang dikutip dari UN News.

Pasukan Hamas diberitakan menanggapi peristiwa itu dengan meluncurkan ratusan roket di seberang perbatasan, dan pasukan Israel melanjutkan eskalasi dengan membom beberapa tempat, termasuk stasiun televisi Al-Aqsa yang dikelola Hamas.

loading...

Seorang warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki yang bekerja di kota Ashkelon di Israel selatan juga dilaporkan dibunuh oleh tembakan roket. Diketahui bahwa kelompok yang mengendalikan Jalur Gaza telah berjanji untuk meningkatkan serangan roket  jika ” Israel melanjutkan agresinya”, yang selanjutnya menggagalkan upaya-upaya gencatan senjata yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, yang dipimpin oleh PBB dan Mesir.

Situasi di Jalur Gaza sangat tidak stabil sejak Maret ketika demonstrasi dimulai di pagar perbatasan untuk memprotes blokade lama Israel dan kondisi kehidupan yang memburuk di Gaza. Lebih dari 150 orang Palestina telah dibunuh oleh pasukan keamanan Israel dan lebih dari 10.000 demonstran telah terluka.(Agung/RED)

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchIndonesianJapaneseMalayPortugueseRussianSpanish
%d bloggers like this: