ALI WONGSO: SOKSI KECAM DEMO ANARKIS UU CIPTAKER 

Berita Hukum

Jayakartapos, Ketua Umum SOKSI, Ali Wongso Sinaga mengecam demo anarkhis atas UU Ciptaker mengatasnamakan buruh dan mahasiswa diberbagai kota kemarin (08/10), sekaligus mendesak yang berwajib mengusut tuntas para aktor intelektualis yang “bermain” dibelakangnya.

Maraknya peredaran informasi ‘hoaks’ yang memutarbalik fakta UU Ciptaker seiring demo anarkhis serentak diberbagai kota dengan nekad melanggar protokol kesehatan covid 19 sekaligus mengganggu keamanan ketertiban umum bahkan merusak fasilitas umum kebutuhan rakyat banyak itu, kami analisa bukanlah aksi spontanitas tetapi merupakan “settingan” yang sudah terorganisir dan terencanakan  menunggangi perbedaan pendapat dalam konteks RUU Ciptaker, untuk target dan tujuan tertentu.

Karena itu ‘aktor intelektualis’ berikut ‘master mind’ nya perlu dibongkar tuntas dan diproses hukum karena itu berbahaya bagi negara bahkan ini berpotensi merupakan ‘sabotase’ terhadap kepemimpinan nasional Presiden Jokowi yang sedang bekerja keras dalam upaya pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.

Ali Wongso menambahkan, bahwa demo sebagai bentuk penyampaian aspirasi atau perbedaan pendapat adalah wajar dan positif dalam negara demokrasi tetapi jika pakai kekerasan dan keluar dari koridor hukum, maka itu bukan lagi demokrasi, melainkan anarkhisme yang niscaya merusak tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.

Karena itu SOKSI juga mendukung penuh sikap demokratis , konstitusional dan tegas Pemerintah yang disampaikan Menkopolhukam Pak Mahfud kamis malam (08/10) dimana Pemerintah akan mengambil langkah penegakan hukum yang lebih efektif sekaligus akan mengakomodasikan aspirasi  masyarakat dengan gagasan-gagasan yang sifatnya aplikabel dalam berbagai peraturan pelaksanaan dari UU Ciptaker, bahkan mempersilahkan jikalau ada pihak yang mau menempuh “judicial review” di Mahkamah Konstitusi.

Harapan SOKSI, kiranya tidak ada lagi demo anarkhis kedepan, tetapi semua pihak menjunjung tinggi hukum dan mengedepankan komunikasi dialogal dengan sinergi bahu membahu sesuai peran masing-masing dalam semangat persatuan dan pembangunan bangsa untuk memulihkan sesegera mungkin kesehatan dan ekonomi masyarakat dibawah kepemimpinan nasional Presiden Jokowi menuju kemajuan bangsa.