ALIANSI BEM SI SIAP TURUN KE JALAN 16 JULI 2020

Berita Nasional

Jayakartapos, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM S) menyalakan sikap akan kembali melakukan unjuk rasa dengan membawa massa dalam jumlah yang besar. Hal ini disampai kan melalui video pernyataan sikap Koordinator Pusat dan berbagai perwakilan kampus yang tergabung dalam aliansi BEM SI wilayah Jabodetabek Banten pada Senin, (06/07), di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten.

Pernyataan ini adalah sebagai bentuk kekecewaan Mahasiswa kepada Dewan Perwakilan Rakyat atas upaya pengesahan Omnibus law di tengah penolakan dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat.

BEM SI nmenilai hal ini adalah sebagai kemunduran demokrasi yang diperbuat oleh ulah lembaga negara.

Seharusnya masyarakat berhak mengetahui apa yang dikerjakan lembaga-lembaga pemerintah, serta memiliki hal untuk turut berpartisipasi dalam jalannya roda pemerintahan. Seperti yang terjadi dalam rancangan Omnibus Law, pemerintah dan legislatif justru mengeyampingkan aspirasi publik yang seharusnya dalam kontruksi negara hukum, keterbukaan menjadi hal penting. Dalam hal ini kecacatan perumusannya tidak sesuai dengan UU No. 15 tahun 2019 atas perubahan UU No. 12 tahun 2011 ten tang pembentukan peraturan perundang-undangan dalam membuat suatu kebijakan.

Belum lagi masalah yang diangkat oleh para pekerja dan buruh, seperti adanya upaya penghapusan hak meliputi jaminan pekeraan, jaminan pendapatan, dan jaminan sosial yang bertentangan dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagaker jaan. BEM SI melihat bagaimana para wakil rakyat tidak benar-benar mewakili kepentingan rakyat, salah satunya sangat jelas ada dalam konteks omnibus law.

“Di masa pandemi bukanlah pemaafan untuk kita tidak bergerak sama sekali. Oleh karena itu, kami mengajak dan menyerukan aksi pada tanggal 16 Juli 2020 untuk sepakat menolak disahkannya rancangan Omnibus Law,” Ungkap Remy Hastian, Koordina tor Pusat BEM SI.

Aksi tersebut tetap akan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Setiap orang harus membawa, masker, hand sa nitizer, memastikan suhu tubuh dan kesehatan tubuh stabil, dan wajib menjaga jarak sebelum, saat, dan setelah berjalannya kegiatan.