Category: Hukum

Penyerang Wiranto Orang Dengan Paham Radikal
By: On:

Penyerang Wiranto Orang Dengan Paham Radikal

Foto: Stanislaus Riyanta (Penulis)

JP-Jakarta,  Menkopolhukam Wiranto diserang oleh laki-laki tidak dikenal dengan menggunakan pisau. Penyerangan tersebut terjadi pada saat Wiranto melaksanakan kunjungan kerja di pada pukul 11.55 Wib di depan Gerbang Lapangan Alun – alun Menes Ds. Purwaraja Kec. Menes Kab. Pandeglang.

Sesaat setelah acara di Universitas Mathla’ul Anwar, Wiranto akan kembali ke Jakarta, pada saat turun dari mobil menuju heli Wiranto diserang oleh laki-laki tidak dikenal tersebut menggunakan pisau. Serangan tersebut bisa dicegah lebih jauh lagi mmeskipun Wiranto, Kapolsek Menes dan Ajudan mengalami luka.

Dari model penyerangan yang dilakukan serta sasaran yang menjadi korban diduga kuat pelaku adalah orang yang terpapar paham radikal. Dan dari sasaran aksi diperkirakan afiliasi paham radikal tersebut mengarah kepada ISIS.

Dilihat dari senjata yang digunakan dan aksi yang dilakukan aksi nampak sudah terencana. Di lokasi kejadian diamankan juga istri dari pelaku yang ternyata juga membawa pisau. Aksi ini dapat disebut sebagai aksi teror menngingat dilakukan di tempat umum yang dapat menimbulkan ketakutan masyarakat.

Kelompok radikal akhir-akhir ini melakukan adaptasi model serangan, yang sebelumnya dilakukan oleh kelompok seperti di Kampung Melayu dan Thamrin, mulai berubah dilakukan oleh sel-sel kecil seperti keluarga dan lone wolf. Seperti yang terjadi di Surabaya dan penyerang Wiranto.

Aksi yang dilakukan oleh sel keluarga dan lone wolf sulit dideteksi karena mereka biasa tidak menggunakan komunikasi dengan aplikasi percakapan yang bisa dideteksi.

Momentun kunjungan Wiranto dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan aksinya. Hal ini patut diwaspadai karena bisa memicu orang atau kelompok lain yang mempunyai ideologi yang sama untuk melakukan aksi serupa.

Aparat keamanan perlu waspada mengingat dalam beberapa hari ke depan ada momentum penting di Indonesia yang bisa menjadi daya tarik orang atau kelompok radikal untuk melakukan aksi demi eksistensi ideologinya.

*) Stanislaus Riyanta, analis intelijen dan terorisme

Kedua Pelaku Penusukan Diduga Pasutri
By: On:

Kedua Pelaku Penusukan Diduga Pasutri

Foto: Kedua pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto dan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, serta H Fuad

JP-Pandeglang, Kedua pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, SH, MH dan H Fuad diduga merupakan pasangan suami-isteri. Berdasarkan video yang beredar, bahwa kedua pelaku sebelum melakukan penusukan sudah menunggu di dekat tembok gerbang alun-alun Menes.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpuun, kedua pelaku tersebut bernama Fitri Andriana Binti Sunarto (21) warga Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Kabupaten Brebes, dan saat ini pelaku wanita mengontrak di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Dan seorang pelaku lainnya bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), warga jalan Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara.(Red)

Wiranto Ditusuk OTK
By: On:

Wiranto Ditusuk OTK

JP-Pandeglang,  Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal saat akan meninggalkan Helly Pad di lapangan alun-alun Menes, Desa Purwaraja, kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10).

Sekira pukul 11.55 WIB, di pintu gerbang lapangan alun-alun Menes, telah terjadi penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto dan  dua orang lainnya yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal.

Penyerangan yang berlangsung cepat dan membabi buta tersebut mengakibatkan Jenderal TNI (purn) Wiranto mengalami luka tusuk di bagian perut, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, SH, MH mengalami luka tusukj dibagian punggung, dan H Fuad juga mengalami luka tusuk pada dada bagian kiri atas.

Kedua pelaku penusukan tersebut berhasil diamankan petugas beserta barang buktinya berupa 2 bilah kunai (sejenis pisau lempar). Selanjutnya Wiranto beserta dua korban lainnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang,  Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan medis.(Red)

Turunkan  Foto Presiden Joko Widodo di Gedung DPRD Sumbar, Mahasiswa Ini Diamankan Polisi
By: On:

Turunkan  Foto Presiden Joko Widodo di Gedung DPRD Sumbar, Mahasiswa Ini Diamankan Polisi

JP-Sumbar, Polda Sumatera Barat amankan seorang mahasiswa Universitas Negeri padang. TI mahasiswa fakultas ekonomi UNP diduga telah menurunkan foto Presiden Joko Widodo, Rabu (25/09).

Selain menurunkan foto presiden Joko Widodo, TI bersama rekannya sesame mahasiswa juga menggantung foto Presiden Joko Widodo dengan tali diatas gedung DPRD Sumbar.

Polda Sumbar juga akan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku lainnya. “Polisi sudah mengantongi empat nama pelaku lainnya terkait pencoretan dan pengrusakan fasilitas kantor DPRD.(Haribowo)

Unjuk Rasa Pelajar Berlangsung Ricuh, Pos Polisi Pejompongan Dibakar
By: On:

Unjuk Rasa Pelajar Berlangsung Ricuh, Pos Polisi Pejompongan Dibakar

Foto: Pos Polisi Pejompongan yang dibakar massa/Icha

JP-Jakarta,  Aksi unjuk rasa pelajar yang berlangsung ricuh, mereka pun menembakkan petasan kearah Polisi di flyover Slipi, Jakarta Barat, Rabu (25/09). Tidak hanya menyerang Polisi dengan Petasan, massa juga melakukan pembakaran terhadap pos Polisi Pejompongan.

Aksi para pelajar tersebut ricuh setelah mereka dilarang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR karena mereka tidak memiliki ijin/pemberitahuan untuk melakukan aksi unjuk rasa. Petugas pun menghalau mereka.

Massa yang tidak terima aksinya dihalangi petugas pun akhirnya memblokir jalan tol dalam kota, dan melempari petugas dengan batu dan juga menembakkan petasan kearah petugas. Petugas pun berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.(Icha)