Category: Nasional

500 Ribu Buruh Akan Ikuti Aksi May Day 2019
By: On:

500 Ribu Buruh Akan Ikuti Aksi May Day 2019

 

JP-Jakarta, Sebanyak 500 ribu buruh dari berbagai serikat pekerja akan turun ke jalan dalam memperingati hari buruh sedunia, pada hari rabu (01/05).

Aksi tersebut akan dilakukan secara serentak di seluruh kota-kota besar di Indonesia, dan untuk aksi may day di Jakarta diperkirakan sebanyak 50 ribu buruh akan mengikuti aksi hari buruh tersebut.

Aksi peringatan hari buruh tersebut akan dipusatkan di depan istana negara. Dan para buruh mempunyai beberapa tuntutan yang akan mereka suarakan pada peringatan hari buruh sedunia itu.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal telah menyerukan agar aksi may day dilakukan dengan tertib, damai, dan anti kekerasan. Setiap tahun kaum buruh di seluruh dunia memperingati may day dengan melakukan aksi.

Dalam aksi may day tahun ini, KSPI mengangkat isu tentang kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur damai, yang dituangkan dalam 6 tuntutan sebagai berikut:

1. Tolak Upah Murah – Cabut PP 78/2015 – Naikkan Komponen KHL Menjadi 84 Item.

2. Hapus Outsourcing dan Pemagangan yang Berkedok Outsourcing.

3. Tingkatkan Manfaat Jaminan Kesehatan dan Jaminan Pensiun.

4. Turunkan Tarif Dasar Listrik dan harga Sembako.

5. Tingkatkan Kesejahteraan dan Pendapatan Guru dan Tenaga Honorer serta Pengemudi Ojek Online (Ojol).

6. Tegakkan Demokrasi yang Jujur dan Damai, Khususnya Dalam Pemilihan Presiden RI 2019 – 2024.(BK)

Tabrak Tronton Travello Ringsek 5 Tewas, 5 Luka-Luka
By: On:

Tabrak Tronton Travello Ringsek 5 Tewas, 5 Luka-Luka

JP-Madiun, Kecelakaan maut terjadi di KM 638.400 Jalur A Tol Madiun-Nganjuk, Jum’at dini hari (26/04). Sekira pukul 02.15 WIB kecelakaan mau terjadi antara Toyota Travello dengan Nopol H 1138 VS yang dikemudikan oleh Zuhdi (24) dengan truk tronton ber-nopol L 9888 UG yqng dikemudikan oleh M. Khamdi (34).

Akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan 5 orang meninggal dunia dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan bermula ketika kendaraan Toyota Travello Nopol H 1138 VS melaju dari arah Barat ke arah Timur.

Pada saat tiba di KM 638.400 jalur A, mendadak kendaraan Toyota Travello oleng dan menabrak Truk Tronton bernopol B 9586 MB yang melaju di depannya pada lajur kiri, daan mengakibatkan Toyota Travello rusak parah.

Korban meninggal dalam kecelakan tersebut yaitu:
1. Zuhdi F (24) warga Sukomoro, Nganjuk, pengemudi Toyota Travello.
2. Badiatul M (22) Sumenep – Madura, penumpang Toyota Travello.
3. Syamsul H (23), asal Palembang, penumpang Toyota Travello.
4. Agustia (22), asal Pontianak, penumpang Toyota Travello.
5. Sulaimatul (22), asal Palembang, penumpang Toyota Travello.

Sedangkan korban luka-luka yaitu:

1. Nur Irfa Maaliyah (22) asal Subang, penumpang Toyota Travello.
2. Fitriana Dewi (25), Asal Jombang, penumpang Toyota Travello.
3. Bilqis Fatimatus A (22), asal Jombang, penumpang Toyota Travello.
4. Miftahul Binti W(22), asal Kediri, penumpang Toyota Travello.
5. Miftahul Mulya (22), asal Kediri, penumpang Toyota Travello.Chandra)

Lapak di Kolong Tol Pluit Terbakar
By: On:

Lapak di Kolong Tol Pluit Terbakar

JP-Jakarta, Kebakaran melanda lapak yang terletak dibawah kolong tol di Rt.07/16 Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Sabtu (30/03).

Sekira pukul 08.20 WIB api berkobar di lapak yang berada di bawah kolong tol Pluit. Penyebab terjadinya kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek.

Api berhasil dipadamkan oleh 12 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, seorang warga yang menderita luka ringan di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.(BK)

Nur Gandir Karena Cintanya Tidak Direstui
By: On:

Nur Gandir Karena Cintanya Tidak Direstui

 

JP-Sukabumi, Nur (16) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (20/03) karena jalinan cintanya tidak direstui orang tua.

Pihak keluarga tidak menyangka jika Nur yang tamatan SMP itu bisa berbuat nekat. Peristiwa tersebut membuat geger Kampung Ciawitali RT 01/06, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Nur melakukan gantung diri menggunakan selembar kain batik yang diikatkan di kusen pintu kamarnya. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh temannya, Rina (18) sekira pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sebelum mengakhiri hidupnya Nur sempat datang ke rumah Rina, sekitar pukul 07.30 WIB.

Nur menangis dan menceritakan kepada Rina mengenai hubungannya dengan EP yang tidak direstui orang tuanya. Nur sangat kecewa dengan keluarganya dan sempat mengatakan ingin mati saja apabila putus dengan EP.

Usai menceritakan permasalahannya kepada Rina, Nur lalu pulang ke rumahnya. Diduga Nur yang sedang sendirian di rumahnya langsung melakukan aksi gantung diri dengan mengambil kain batik, kain tersebut diikatkan di ventilasi pintu dan dijeratkan ke lehernya sendiri.

Sebelum gantung diri, Nur sempat berpamitan dengan Rina melalui aplikasi Whatsapp, korban mengatakan ingin pamit pergi ke surga dan menitipkan kepada Rina untuk mengurus adiknya yang masih kecil.

Mendapat pesan tersebut, 30 menit kemudian, Rina pergi ke rumah korban dan menemukan korban yang mengenakan kaos berwarna hitam dan celana pendek tersebut sudah dalam keadaan tergantung dengan lidah menjulur keluar. Rina pun berteriak sejadi-jadinya sambil menangis dan warga yang mendengar teriakan Rina langsung berdatangan ke TKP.

Saat polisi datang, Nur masih dalam posisi menggantung. Korban segera diturunkan dan dievakuasi. Polisi juga mengamankan BB seperti kain batik, kursi plastik dan HP milik korban serta meminta keterangan beberapa saksi.(Icha)