Jamson Frans Gultom Mempertaruhkan Kehidupannya Pada Aksi Human Traficking

Berita
Foto : Jamson saat berorasi dalam aksi tolak Human Traficking di Kedutaan Besar Malaysia, (Senin, 05 Maret 2018)

 

Oleh : Andi Naja FP Paraga (Aktivis Buruh)

JP-Jakarta, PT Bank Maybank adalah perusahaan perbankan Malaysia yang memiki cabang diberbagai negara termasuk Indonesia. Jamson Frans Gultom telah bekerja selama 20 tahun pada perusahaan perbankan Malaysia ini, bahkan menjadi Ketua Pengurus Komisariat(PK) Pekerja Maybank. Hingga saat ini ia masih diposisi itu.

Jamson Frans Gultom sangat faham hal itu, namun tidak lantas mengurungkan niat untuk hadir dalam Aksi Tolak Keras Human Traficking yang dilakukan oleh warga Malaysia terhadap Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia. Ia sadar resiko yang akan terjadi sekiranya pihak pemilik Maybank justru menilai aksi Jamson Frans Gultom membahayakan pihak Maybank.

Tetapi Jamson Frans Gultom tetaplah Pribadi yang peduli terhadap sesama pekerja, termasuk kepada TKI. Kehadiran Frans tidak hanya sekedar Pribadinya, bahkan anggota Komisariat Bank Maybank pun diajak dan turun bersama dalam aksi di Kedubes Malaysia (Senin,5 Maret 2018).

Sedikit sekali aktivis Buruh yang bisa seperti Jamson Frans Giltom dan Kawan-kawan yang berani mengkritik negara yang telah memberikannya pekerjaan apalagi aktivis Perbankan. Namun Frans dan kawan-kawan memilih resiko besar itu.

Langkah yang diambil Bapak 2 (dua) orang anak ini patut dipuji. Nah siapakah yang berani mengambil resiko besar seperti ini di masa-masa berikutnya, maka pastilah ia menjadi guru nyata  perlawanan terhadap ketidakadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.