(K)SBSI SERIUS MEMILIKI BLK FEDERASI

Berita Kabar Buruh Nasional

Oleh : Andi Naja FP Paraga

Jayakartapos, Diundang Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP K-SBSI) langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal diruangan Kerja Prof Dr Muchtar Pakpahan.SH.MA membicarakan Balai Latihan Kerja(BLK) untuk semua Federasi (K)SBSI Jumat 24 Juli 2020 Pkl 11.00 hingga Pkl 12.00 menunjukkan keseriusan (K)SBSI untuk mendapatkan Program BLK dari Pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut Prof Dr Muchtar Pakpahan.SH.MA mengatakan akan menyediakan lahan untuk BLK sehingga proposal pengajuan bisa dimasukkan untuk Program Jilid kedua di tahun 2021. ‘ kita punya lahan dibeberapa tempat dan mendorong Federasi-Federasi (K)SBSI memperjuangkan agar semua Federasi memiliki BLK’ ini harus diprogramkan dan tentu harus ada TIM dari (K)SBSI yang khusus menanganinya’ ungkap Ketua Umum DPP (K)SBSI ini.

Tentu jika semua Federasi (K)SBSI berjuang memiliki BLK setidaknya akan hadir 10 (sepulah) karena kita memiliki 10 Federasi. Jika ditambah BLK Konfederasi maka menjadi 11 (sebelas) BLK. Dengan demikian (K) SBSI dapat memiliki tempat khusus memberi bekal Keterampilan yang dibutuhkan Federasi dimasa yang akan datang. Coba dicatat ya rencana tempat BLK Federasi satu persatu’ tambahnya.

Ungkapan Prof Dr Muchtar Pakpahan.SH.MA selaku Ketua Umum DPP (K)SBSI memulai komitmen besar dari (K)SBSI untuk bergerak mempersiapkan Serikat Buruh ini menjadi salah satu Lembaga yang siap menghadapi Era 4.0 yang dicanangkan Pemerintah. Hadirnya BLK Federasi oleh Pemerintah sejalan dengan Misi (K)SBSI untuk meningkatkan Keterampilan bagi Bagi Buruh Indonesia. ‘ kita kan dari dulu sudah punya Training Centre artinya (K)SBSI sudah start lebih dahulu membuat BLK untuk buruh’ Ujar Tokoh Nasional yang masuk dalam Buku 180 Tokoh Jilid II Indonesia ini.(ANFPP240720)

Disclaimer : Artikel ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.