Masyarakat Gorontalo Meminta Aparat Penegak Hukum Menangkap Pelaku Penyebaran Hoax

Berita Hukum

JP-Gorontalo, Sejumlah warga masyarakat mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Hukum (GMPH) di Kabupaten Gorontalo dipimpin Kamanto Ajun melakukan aksi unjuk rasa di Simpang Empat Menara Limboto, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo dengan membawa spanduk bertuliskan “Gerakan Masyarakat Peduli Hukum Tolak Isu/Berita yang dapat Provokasi SARA, Suku, Agama yang Dapat Memecah Belah Persatuan dan Kesatauan Gorontalo Khusunya dan NKRI umumnya menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika”, dimana tuntutan mereka adalah meminta aparat penegak hukum menangkap pelaku penyebaran hoax.

Menurut Taufik Buhungo, salah seorang orator, kami meminta aparat penegak hukum menangkap pelaku penyebaran hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

Setelah itu, massa bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri Limboto, Kabupaten Gorontalo. Taufik Buhungo dalam orasinya mengatakan, aksi dilakukan tanpa intervensi pihak manapun dalam rangka meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan siapapun yang akan memecah belah persatuan mengingat Gorontalo menganut sistem “adat bersendikan sara dan sara bersendikan kitabullah”.
“Kejaksaan Negeri diharapkan mengawal hukum karena banyak oknum oknum yang sengaja menyebarkan issu Hoax, untuk itu kami tidak mau dengan adanya issu issu hoax akan memecah belah persatuan dan kesatuan di Gorontalo,” ujarnya seraya menambahkan, hari ini sebagai rakyat mengajak untuk sama sama tidak terpropokasi dengan issu hoax dan mari kita cari orang orang yang menyebarkan issu hoax yang akan memecah belah persatuan di Gorontalo.

“Kami atas nama rakyat yang tergabung dalam Rakyat Peduli Hukum Gorontalo, dimana kita ketahui bersama banyak kasus-kasus yang ditangani kejaksaan sebanyak Rp 24 Milyar di tahun 2017, sebagai dana aspirasi yang di duga di pakai oleh anggota anggota Dewan untuk itu kami mendukung kejaksaan bahwa jangan takut untuk mengusut tuntas oknum oknum tersebut,” tegasnya.

Sedangkan orator lainnya, Rahmat Mamonto berharap dalam penanganan kasus korupsi agar dituntaskan dan jangan hukum tajam kebawah namun tumpul ke atas, kami berharap sebagai rakyat Kabupaten Gorontalo untuk mengeluarkan taringanya tanpa pandang bulu, dimana kami selaku masyarakat Gorontalo akan mengawal Kejaksaan dalam rangka menuntaskan kasus-kasus yang ada di daerah ini.

“Apa yang menjadi harapan kami bahwa kasus-kasus yang ada di kejaksaan segera dituntaskan dan apabila sudah tuntas maka kami akan memberikan penghargaan kepada kejaksaan, dimana sudah ada perpres yang mengatur bahwa siapapun yang melaporkan kasus korupsi maka akan di berikan imbalan namun kami semata mata bukan mengharapkan uangnya tapi kami cukup merasa bangga apabila kasus tersebut bisa terungkap,” ujarnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.