Mengapa Jadi Risau Dengan Hastag Ganti Presiden 2019

Berita Nasional

 

Oleh : Jacob Ereste *)

Hastag ganti Presuden 2019 terlanjur menjadi perhatian banyak orang, sehingga kesan terhadap keinginan mengganti Prediden yang lama dengan Presiden yang baru semakin diyakini banyak orang. Padahal, penggantian Presiden itu adalah konsekuensi dari Pemilu atau proses dari Pemilihan Presiden.

Aryinya, kalau memang tidak mau menerima kemungkinan dari pergantian sosok Presiden yang lama dengan sosok Presiden yang terpilih, berarti kita tidak serius hendak melakukan Pemilu atau Pilpres.

Lalu untuk apa kita melaksanakan Pemilu atau Pilpres bila tidak mau menerima kemungkinan terpilihnya sosok seorang Presiden yang baru karena menang dalam Pilpres dan harus menggantikan yang lama atau Presiden inkamben ?

Sesungguhnya Presiden inkamben Joko Widodo tidak perlu risau. Dan mungkin juga Pak Joko Widodo sendiri memang tidak sama sekali merasa risau. Karena yang risau sesungguhnya adalah para pendukung atau mereka yang ada di sekelingnya saja.

Hasrag ganti Presiden 2019 agaknya jadi semakin seru akibat ditanggi oleh pihak pendukung serta relawan Joko Widodo sebagai Presiden yang juga hendak mencalonkan lagi sebagai Presiden Indonesia untuk periode berikut, 2019-2024.

Jika saja pihak Joki Widodo, baik sebagai inkamben maupun calon Presiden pada Pilpres 2019 ini lebih percaya diri, sesungguhnya ragam macam bentuk serangan dari pihak seberang tidak perlu ditanggapi serius. Justru apa yang dinyinyirkan pihak lawan itu bisa dikakukan lebih baik dan lebih baik lagi dari yang sudah-sudah. Sehingga apa yang sudah berhasil dibangun atau dibuat sungguh-sungguh untuk dan demi rakyat.

Dan rakyat yang dapat segera menikmati semua hasil pembangunan, bisa berdecak kagum sambil merenungkan kembali sosok calon Presiden yang diidolakan dengan mantap merenungkannya menurut akal sehat. Jadi untuk memilih Prediden pun warga bangsa kita — Indonesia — pun bisa dan dewasa cara berpikirnya.

Setidaknya, hanya dengan cara begitulah pesta demokrasi kita akan semakin berkualitas. Bukan cuma sekedar ingin menang belaka, tetapi juga memberi muatan pembelajaran politik yang beradab.

*) Pembina Utama Komunitas Buruh Indonesia & Wakil Ketua F.BKN SBSI*

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.