MENGGAGAS DISKUSI TENTANG PEKERJA MIGRAN

Berita Kabar Buruh Nasional

oleh : Andi Naja FP Paraga

Jayakartapos, Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia telah mengadakan Diskusi 4 Pilar bertema Perlindungan dan Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia(PMI) di Media Center MPR – DPR RI Gedung Nusantara III Senayan Jakarta Jum’at (10/07/20) Pukul 13.00 – 14.00 WIB berlalu begitu saja luput dari pantauan padahal tema yang diangkat sangat penting dan membutuhkan perhatian banyak pihak. Namun pemberitahuan adanya kegiatan ini memang hanya beredar dikalangan tertentu terutama dikalangan Pegiat LSM atau Pemerhati Buruh/Pekerja Migran Indonesia.

Menariknya Pimpinan MPR RI menghadirkan 3 (tiga)pembicara yang sesuai dengan bidangnya seperti Benny Ramdhani Ketua BP2MI,Rahmat Handoyo Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dr Jazilul Fawaid Wakil Ketua MPR RI. Tentu diskusi ini sangat menarik karena Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah dipulangkan sangat banyak. Pertanyaan bagaimana Perlindungan dan Pemberdayaan terhadap mereka setelah Purna PMI. Namun tidak banyak informasi yang dapat diperoleh dari diskusi itu dan atas pertimbangan itulah perlu digagas Diskusi Baru,bisa saja bersama MPR RI atau dengan lembaga lain.

loading...

Purna PMI tentu beda dengan Purna PNS dan Purna TNI yang masih punya Gaji Pensiun. Boleh jadi PMI yang berkali-kali memperbanyak kontrak belum tentu memiliki Tabungan Hari Tua karena penghasilan yang diperolehnya telah digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Lantas bagaimana Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa menikmati Masa Purna Kerja dengan tanpa berfikir untuk kembali menjadi PMI. Sudah siapkah Negara menfasilitasi kepentingan dan Kebutuhan mereka.

Rasanya hadirnya Balai Latihan Kerja (BLK) bagi Para Purna PMI menjadi hal yang sangat penting. Selama ini kita hanya mengenal BLK LN yang dipersiapkan bagi Calon PMI. Hadirnya BLK KOMUNITAS rasanya menjadi Jawaban yang tepat bagi mereka disamping pelibatan mereka dalam program-program yang ada pada Kementerian yang lainnya. Harusnya memang diskusi tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Purna PMI dihadiri oleh Para Purna PMI dan Para LSM atau Serikat Buruh/Pekerja sehingga diskusi menjadi tepat sasaran. (ANFPP210720)

Disclaimer : Artikel ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.