Pelaku Skimming Berpindah-pindah Tempat

Berita Hukum
Foto : WNA pembobol rekening nasabah dengan modus skimming dan barang buktinya yang berhasil diamankan Resmob Polda Metro Jaya, sumber : Istimewa

 

JP-Jakarta,    Berdasarkan informasi yang masuk, kami melakukan penyelidikan, akhirnya pelaku tertangkap, kata Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo, SIK, SH, MH dalam jumpa pers, (Sabtu, 17 Maret 2018). Dimana mereka melakukan pekerjaannya sejak bulan Oktober 2017 mereka melakukan di beberapa tempat, jadi TKPnya itu ada di Bali, kemudian di Lombok, dan ada di Jakarta, serta Yogya.  Jadi mereka keliling Indonesia, dan berpindah-pindah,sehingga menyulitkan untuk dilacak, dari laporan pihak perbankan pada kami, kami melakukan kerjasama dengan BI dan perbankan lainnya untuk melakukan pelacakan dan pengecekan untuk langkah-langkah kedepan, ungkap mantan Kapolrestabes Medan ini.

Kami menghimbau kepada masyarakat, agar bisa dengan metodologiyang sederhana yaitu pada saat akan memasukkan kartu atm itu juga menutup pada saat memasukkan pin, lalu berikutnya apabila menemukan ada beberapa alat-alat yang di luar kebiasaan, bisa melapor ke Polisi, ujarnya.

Kemudian juga apabila kita di atm melihat ada beberapa orang yang masuk di dalam atm dalam waktu yang lama, mungkin bisa dilihat atau mencari satpam agar satpam yang menegur. Kedepan kami dengan pihak perbankan dan BI tentunya akan meningkatkan keamanan ini, kemudian bekerjasama juga dengan pihak imigrasi, dan ini kami akan koordinasikan dengan pihak kedutaan, Kita sudah beberapa kali menangkap pelaku dari Rumania, Hungaria, beberapa bulan yang lalu ada beberapa  dari Slovenia, Kroasia, jadi perlu kewaspadaan kita bersama, himbau Kombes Pol Nico Afinta.

Ada beberapa tim yang sampai sekarang masih bergerak, yang sampai tadi pagi masih bergerak dan mudah-mudahan masih mendapat pelaku lagi. Ini masih diapangan, kami masih mengembangkan kasus ini. Untuk pelaku kami kenakan pasal 263 KUHP,lalu juga UU perbankan .Dari keseluruhan kartu yang sudah dicetakini, mereka masih kami dalami, dan uang tunai yang kami sita kurang lebih ada 70 juta rupiah, uang diambiltunai hanya untuk kebutuhan sehari-hari,untuk menginap di hotel, makan dan lain-lain,sebagian besar di transfer, tambah Direktur Reskrimum Polda Metro jaya.(Jimmy)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.