PENDEMI COVID-19 DAN POLITISASI OMNIBUS LAW

Berita Hukum
Foto: Ketua BEM FE UBK Aldi Yusra, sumber foto: Lintasgayo.co

Jayakartapos, Ditengah tengah keseriusan Pemerintah Pusat dalam menangani Covid 19 yang menjadi keuutamaan dalam menyelamatkan masyarakat dari jeratan virus yang melanda seluruh negri di dunia, salah satunnya Indonesia, Virus Corona menjadi musuh yang sangat berbahaya karena dengan hadirnya Covid19 ini segala lini dan sektor Ekonomi menjadi buruk di setiap Negri, namun ada virus yang lebih ganas dan mematikan dengan nyata yakni virus Omnibus Law.

Omnibus Law masih menjadi polemik di tengah masyarakat dan Mahasiswa, dikarenakan ada beberapa Pasal yang menjadi kontroversial bagi kaum buruh dan pekerja, yang pads intinya sangat merugikan mereka, seorang pemimpin yang menjaga keutaman kemaslahatan Umat dan Bangsa jangan buta melihat kaum buruh.

Presiden Republik Indonesia bpk Joko Widodo jangan hanya mendepankan asas Kemanusiaan demi menjaga dan upaya terlepas dari wabah Virus Corona ini, Ada virus yang lebih ganas dan mematikan kaum Buruh di kemudian hari yakni disahkanya RUU Cilaka atau yang marak nya dengan istilah Omnibuslaw.

Ketika Omnibus Law di tetapkan menjadi Undang – Undang justru ini yang membunuh Kaum buruh dengan cara tidak langsung, banyak beberapa Hak dari pada Pekerja tidak akan ditepati dan tidak dapat diterima disaat Omnibus Law ini hadir salah satunya tidak ada kepastian bekerja.

Saya Aldi Yusra selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasisiwa Fakultas Ekonomi Universitas Bung Karno sudah melakukan Aksi penolakan Terhadap UU Cilaka tersebut., Namun responsiv dari bagian yang terkait sama sekali tidak memperhatikannya.

Saat ini dengan adanya Maklumat Kapolri dalam situasi Corona point nya salah satu dilarang melakukan Aksi unjuk rasa karena sifatnya mengumpulkan masa dan membuat keramaian hal ini akan dibubarkan secara paksa. Saya mau tegaskan jangan sampai dengan pandemik Virus Corona ini para Pimpinan Pemerintah mengambil Kesempatan untuk pengalihan Isu. Rakyat dan kaum buruh di nina bobok kan dengan data data dan informasi cirona yang semakin ganas,

Ketika UU Cilaka tersebut tetap di sahkan maka Maklumat Kapolri juga harus kita dobrak demi kepentingan Asas Kemanusiaan Kaum buruh. Kaum buruh bukan orang yang hina di mata hukum dan Negara tapi mereka bagian pahlawan yang bekerja di masing masing oerusahaan yang usaha tersebut memberikan hak dan kewajibanya tergadap Negara sudah pantas kita perjuangakn hak dari pada Saudara kita kauk buruh. Virus corona juga kita Waspadai tapi virus Omnibus Law juga kita Antispasi.

Aldi yusra
KETUA BEM FE UBK