Perkembangan Data Bencana Alam Tanah Longsor dan Banjir di wilayah Kabupaten Brebes Jawa Tengah

Berita

 

JP- Brebes, Perkembangan terkait bencana alam longsor dan banjir yang terjadi di Brebes berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh tim Jayakartapos.com adalah
I. Data bencana alam tanah longsor di Kabupaten Brebes Jawa Tengah :
1. Kecamatan Salem
a. Data keluarga yang melaporkan keluarganya hilang untuk sementara sebanyak 13 Orang ( diduga petani dan warga sekitar lokasi longsor ) yaitu:
1. Rasminah, Desa Pasirpanjang
2. Turkiah, Desa Pasirpanjang
3. Haryanto, Desa Pasirpanjang
4. Tarsinah, Desa Pasirpanjang
5. Sujono, Desa Pasirpanjang
6. Kuswanto, Desa Pasirpanjang
7. Rustam, Desa Bentar
8. Casti, Desa Pabuaran
9. Marsui, Desa Ciputih
10. Wahyu, Desa Salem
11.Suwiryo, Desa Pasirpanjang
12. Sarmah, Desa Pasirpanjang
13. Darsip, Desa Pasirpanjang

b. Korban yang dinyatakan selamat dan telah diketemukan yaitu :
1. Ajid, Desa Bentar
2. Daswa, Desa Pasirpanjang

c. Korban luka – luka dirawat di Puskesmas Bentar berjumlah 5 orang, yaitu :
1. Dadang (45) Desa Pasirpanjang ( dirujuk ke RS Majenang ).
2. Turti (46) Desa Pasirpanjang ( dirawat di Puskesmas Bentar ).
3. Watirah (50) Desa Pasirpanjang ( dirawat di Puskesmas Bentar ).
4. Minarto (46) Desa Pasirpanjang ( dirawat di Puskesmas Bentar ).
5. Indi (19), Desa Bentar ( dirujuk Ortopedi Banyumas ).

d. korban jiwa yang telah ditemukan meninggal dunia sebanyak 9 orang, baru 7 orang bisa teridentifikasi, sedangkan 2 orang belum teridentifikasi yaitu :
1. Hj.karsini (66) Dukuh Cogreg Rt 02 Rw 02 Ds. Pasirpanjang ( penumpang L300 )
2. Casto (48) Dukuh Pabelokan Bentarsari, Salem, ( penumpang L300 )
3. B. Wati (80) Dusun Johogan, Desa Pasirpanjang ( penumpang L300 )
4. Radam (59) Cikokol Jipang, Bantarkawung ( penumpang L300 )
5. Kiswan alias Tewol (45) dDesa Pasirpanjang ( supir L300 )
6. Caski (50) Desa Pasirpanjang (yang di rawat di RSUD Majenang)
7. Wartinah (45) Desa Cipuitih Rt 02 Rw 02, (penumpang L300)
8. Telah ditemukan bagian tubuh manusia kaki sebelah kiri, dan kaki sebelah kanan di lokasi yang berbeda, untuk bagian tubuh yg ditemukan di amankan Tim identifikasi Dr. Nani Yulia Paurkes Polres Brebes bersama tim DVI Polda Jateng.
9. Telah ditemukan kembali mayat yang sudah hancur dan tidak bisa di kenali dengan jenis kelamin belum jelas

e. Kendaraan yang ditemukan di lokasi longsoran :
1. 1 unit sepeda motor Honda Legenda di kali yang teraliri material longsoran yang pemiliknya masih belum diketahui
2. 1 unit sepeda motor Honda Scoopy No. Pol : G-5033-CBG warna hitam yang pemiliknya belum diketahui
3. 1 unit sepeda motor Honda Revo kondisi rusak parah yang pemiliknya belum diketahui

2. Kecamatan Tonjong
a. Telah terjadi Hujan lebat sehingga mengakibatkan tanah ambles dan mengakibatkan 7 rumah rusak milik warga masyarakat Desa Rajawetan dan 5 titik jalan raya rusak/ putus karena pergerakan tanah yang labil.

b. 7 rumah yang rusak yaitu :
1). Rumah Damin, Rt.04/01 Desa Rajawetan (mau roboh).
2). Rumah Sukrim, Rt.04/01 Desa Rajawetan (mau roboh).
3). Rumah Sokib, Rr.04/01 Desa Rajawetan (mau roboh).
4). Rumah Tarmo, Rt.04/01 Desa Rajawetan ( mau roboh)
5). Rumah Wanto, Rt.02/02 Desa Rajawetan ( mau roboh).
6). Rumah Mujianto, Rt.01/05 Desa Rajawetan (mau roboh).
7). Rumah Ronah, Rt 02/05 Desa Rajawetan (rusak parah).

c. Jalan raya yang rusak/putus di Desa Rajawetan adalah :
1). Jalan raya Dukuh Sarang Panjang, Desa Rajawetan.
2). Jalan raya Dukuh Rajawetan, Desa Rajawetan.
3). Jalan raya Dukuh Babakan, Desa Rajawetan.
4). Jalan raya Dukuh Gesing, Desa Rajawetan.
5). Jalan raya Dukuh Gembor, Desa Rajawetan.

3. Kecamatan Bantarkawung
a. Kamis sore (22 Februari 2018) dari pukul 17.00 WIB sampai dengan Jum’at (23 Februari 2018) pukul 04.00 WIB telah terjadi bencana alam tanah bergerak / longsor yang diakibatkan karena curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Bantarkawung
Desa yang terkena longsor di wilayah Lecamatan Bantarkawung adalah :
1. Desa Cinanas
Dukuh Karang Anyar Rt. 01 Rw. 06 Desa Cinanas terdapat 5 (lima) rumah terancam terkena longsor yaitu :
a. Rumah Dul Jamil (55)
b. Rumah Saryat (50)
c. Rumah lowongan (70)
d. Rumah Satem (72)
e. Rumah Satem (81)
Longsor disebabkan karena talud tergerus air sungai kuya.

2. Desa Waru
Dukuh Muara Rt. 04 Rw. 01 Desa Waru terdapat 5 rumah rusak dan tidak bisa ditempti lagi yaitu :
a. Rumah Kasdi(40)
b. Rumah Rumanto (55)
c. Rumah Rusmanto (60)
d. Rumah Kusmono (40)
e. Rumah Sahyo (42)
Untuk pemilik rumah sementara mengungsi di rumah saudaranya masing-masing

3. Desa Cibentang
Dukuh Ciawi Rt. 01 Rw. 03 Desa Cibentang terdapat 1 rumah rusak parah milik Muhtadin. karena terkena longsor.

4. Desa Jipang
Blok Bintang Timur Rt. 03 Rw. 05 terdapat 2 rumah yang terancam longsor yaitu rumah Raswi dan Dahyono

II. Data Desa yang terdampak banjir se-Kabupaten Brebes adalah :
a. Kecamatan Brebes yaitu :
1. Desa Pemaron.
– Dukuh Waru Desa Pemaron Tinggi Air ± 40 cm.
– Sebagian Pemukiman Desa Pemaron tergenang air dengan Tinggi Air ± 20 cm.
2. Desa Pulosari.
– Dijalan Desa Pulosari Jatibarang Tinggi Air ± 30 cm.
– Sebagian pemukiman Desa Pulosari tergenang air dengan tinggi air ± 20 cm.
3. Desa Krasak.
– Air dari sungai Desa Krasak meluber ke jalan dan menuju ke pemukiman penduduk Rt. 05 Rw. 01 Tinggi air ± 30 cm
4. Desa Terlangu.
– Di Jalan Desa Terlangu Jatibarang air meluap dari Sungai Pemali dan dari sungai irigasi Tinggi air ± 20 cm
– Pemukiman warga Desa Terlangu tinggi air ± 20 cm.
5. Desa Wangandalem.
– Air mulai meluap dari sungai irigasi ke jalan sampai pemukiman penduduk tinggi air ± 20 cm.
– Pertigaan Desa Wangandalem dan di bawah Flat Over Jalan Tol Desa Wangandalem tinggi air ± 20 cm.
6. Kelurahan Limbangan Kulon
– Di pemukiman Kelurahan Limbangan Kulon sebelah Selatan (Tinggi air ± 20 cm) sedangkan di pemukiman Kelurahan Limbangan Kulon sebelah Utara (Tinggi air ± 40 cm).
7. Kelurahan Brebes
-Dijalan MT. Haryono Saditan Tinggi air ± 30 cm.
-Dukuh Kauman Tinggi air ± 30 cm
8. Kelurahan Gandasuli
~ Dilingkungan Rt. 01 Rw. 03 Tinggi air ± 30 cm..

c. Kecamatan Wanasari yaitu :
1. Desa Lengkong
– Ketinggian +/_ air 20 s/d 50 cm
2. Desa Jagalempeni Dukuh Jakatamu Wetan
– Ketinggian air +/_ 10 s/d 50 cm
3. Desa Glonggong
– Ketinggian air +/_ 20 s/d 50 cm.
4. Desa Sidamulya Blok Balai Desa dan Depan Puskesmas Sidamulya
– Ketinggian air+/_ 30 s/d 50 cm.
5. Desa Pebatan Blok bawah Terowongan Rel KA RW 01
– Ketinggian air +/_ 20 s/d 30 cm
6. Desa Sisalam
– Ketinģgian air +/- 20 s/d 40 cm

d. Kecamatan Losari
Sekitar pukul 11.30 WIB (Jum’at 23 Februari 2018) telah terjadi bencana Alam banjir yang menggenangi jalan nasional Pantura Losari Brebes, tepatnya di sepanjang jalan Pantura termasuk dalam wilayah Kecamatan Losari dengan panjang rendaman sepanjang 4 km dengan kedalaman 50 cm.
Banjir tersebut disebabkan karena tanggul sungai Cisanggarung yang berada di Desa Kalibuntu, Desa Bojongsari, Desa Karangsambung mengalami erosi sehingga mengakibatkan tanggul jebol selanjudnya air menggenangi wilayah Desa Karangsembung, Bojongsari Babakan Kalibuntu, kedungneng, Randusari, Pekauman, Losari Kidul dan Losari Lor termasuk menggenangi jalan Pantura.
Jalan tol Km 237 termasuk Desa Cileduk Kecamatan Cileduk, Kabupaten Cirebon yang merupakan perbatasan dengan Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes juga terkena banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm
Jalan tol KM 238 Desa Bojongsari dengan ketinggian air sekitar 30 cm, Desa Babakan ketinggian air sekitar 50 cm, Ds. Kalibuntu, Desa Kedungneng, Desa Randusari ketinggian air sekitar 50 cm, Desa Pekauman dan Desa Losari Kidul ketinggian air 100 cm, Desa Losari Lor dan Desa Pengabean ketinggian air sekitar 80 cm, Desa Limbangan, Desa Karangdempel ketingian sekitar 50 cm dan Polsek Losari ketinggian air 100 cm

d. Kecamatan Tanjung
Banjir juga terjadi di Dukuh Danareja, Desa Luwungbata yang disebabkan meluapnya sungai Cisanggarung dengan Ketinggian antara 5 cm sampai dengan 40 cm.(BK)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.