Polisi di Meksiko Mencoba Menghentikan Rombongan Imigran Yang Bertekad Untuk Mencapai AS

Berita Global

Jayakartapos, Ribuan imigran Amerika Tengah yang sedang mencari perlindungan dari kekerasan di negara mereka, bergerak menuju ke utara Minggu (21/10/18) di bawah pengawasan ketat pasukan polisi federal Meksiko di kerusuhan.

Melansir dari ABC News, para pejabat Meksiko mengatakan polisi federal berada di depan rombongan imigran, yang membentang sekitar dua mil dan terdiri dari sebagian besar orang dari Honduras dan Guatemala, banyak di antaranya mengatakan mereka bertekad untuk mencapai perbatasan AS sejauh 1.700 mil.

Para perwira Meksiko, yang diangkut dalam konvoi bus dan bergabung dengan polisi anti huru hara dari seluruh negeri, telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan membiarkan para imigran melewati sebuah kota kecil di dekat perbatasan.

“Upaya penuh sedang dilakukan untuk menghentikan imigran ilegal yang melintasi Perbatasan Selatan kami,” ujar Presiden Donald Trump melalui twitternya Minggu sore(21/10/18). Orang-orang harus mengajukan permohonan suaka di Meksiko terlebih dahulu, dan jika mereka gagal melakukan itu, AS akan menolaknya. Pengadilan meminta AS untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan! “

Blanca seorang wanita didalam rombongan berpegangan erat pada lengan kedua putranya yang masih kecil, ketika putrinya yang masih remaja berjalan di samping mereka sambil memegang botol air. Blanca mengatakan kepada ABC News bahwa dia meninggalkan Honduras bersama anak-anaknya setelah suaminya dibunuh oleh geng.

Dia mengatakan akan menerima suaka di Meksiko jika pejabat di sana menawarkannya kepadanya, tetapi tujuannya adalah untuk membuatnya sampai ke perbatasan AS.

“Keluarga saya menderita sekarang, tetapi apa yang terjadi di Honduras lebih buruk,” kata Blanca.(red/Wilnas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.