Presiden Jokowi: Pesan Moral ‘Game of Thrones’ Juga Untuk Pemimpin di Dalam Negeri

Berita Nasional

JP-Jakarta,  Presiden Joko Widodo yang hadir dalam rangka Lustrum XIII di Kampus Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Senin Pagi (15/10/18) menyampaikan makna pidatonya tentang serial Game of Thrones, yang disampaikannya saat pembukaan IMF World Bank Annual Meetings, di Bali, Jumat (12/10) lalu, adalah bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan, bukan hanya bagi yang kalah namun juga bagi yang menang.

Kegiatan ekonomi dan politik dunia saat ini diwarnai oleh pertarungan antar kekuatan-kekuatan besar, antar negara-negara besar dan negara-negara elit. Perebutan kekuasaan antar kekuatan besar itu, bagaikan sebuah roda besar yang berputar seperti siklus kehidupan, jelas Presiden Jokowi

“Satu negara elit tengah berjaya, sementara negara lain mengalami kemunduran dan kehancuran,” kata Jokowi. Dan saat pemilik kekuatan-kekuatan besar ini sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman yang lebih besar, misalnya perubahan iklim, terorisme global, dan menurunnya ekonomi global, ungkap Presiden.

Dan disaat kemenangan sudah dirayakan dan kekalahan sudah diratapi, barulah kedua-duanya sadar, tapi sudah terlambat. “Kalau sadarnya baru belakangan, bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang selalu hasilnya sama yaitu dunia yang porak-poranda,”  kita tidak boleh melakukan pengrusakan hanya untuk menghasilkan sebuah kemenangan. Ia mengingatkan, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan di tengah kehancuran, urai Presiden Joko Widodo.(B. Kusuma)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.